
Selama ini kita di pusingkan dengan informasi-informasi yang menyatakan ada perubahan arah kiblat akibat gempa bumi yang terjadi diseluruh pelosok dunia, sampai-sampai almarhum KH. Zainudin MZ merekontruksi masjid hanya untuk memastikan arah kiblat yang tepat untuk meningkatkan kualitas ibadah sholat umatnya.
Seberapa sering ketika anda ingin menunaikan ibadah sholat disuatu tempat namun bingung menentukan posisi arah kiblat?. Masalah ini di masa yang akan datang mungkin tidak akan anda jumpai lagi apabila anda memiliki sajadah cahaya ini.
Dengan adanya kemajuan teknologi seorang Soner Ozenc, yang menciptakan sebuah sajadah yang sangat unik.
Apa yang membuat unik?
Ternyata Sajadah ini bisa mengeluarkan cahaya dan cahaya tersebut akan semakin terang apabila arah dari sajadah secara benar menghadap ke kiblat (Mekah). Semakin benar arah kiblat, maka semakin terang sajadahnya. Efek cahaya yang muncul dari sajadah inimerupakan teknologi yang dikembangkan perusahaan Surelight di Inggris. Cahaya yang berpendar pada sajadah futuristik ini tercipta berkat gabungan teknologi Electroluminescent Fosfor. Sajadah yang diberi nama Sajjadah 1426 ini akan bercahaya semakin terang bila digelar tepat menghadap arah kiblat.
Diungkapkan Wael Aboulsaadat, mahasiswa bidang ilmu komputer, tentang sajadah berteknologi tinggi. Aboulsaadat mahasiswa tahun keempat yang akan meraih gelar PhD di Universitas Toronto ini berhasil mendesain sajadah yang dilengkapi dengan sensor, lampu dan display untuk menampilkan tulisan ayat-ayat suci al-Quran dan bacaan-bacaan salat. Sensor akan mendeteksi posisi kita ketika sedang salat. Sensor akan mengeluarkan getar sebagai peringatan, jika penggunanya melakukan kesalahan sehingga menyebabkan sistem kacau, misalnya hilangnya sistem yang menunjukkan langkah-langkah ketika salat. Sensor berupa getaran, kata Aboulsaadat adalah cara untuk memberitahu adanya kesalahan tanpa harus mengganggu konsentrasi saat salat. "Sajadah ini akan meningkatkan kemampuan untuk membaca ayat-ayat suci al-Quran dan kualitas salat kita, " ujarnya. Sajadah elektronik ini, juga dilengkapi fitur untuk mengingatkan waktu-waktu salat dan hari-hari besar agama Islam, alat penunjuk arah atau kompas dengan gambar tiga dimensi masjid Haram Makkah untuk memudahkan penggunanya menemukan arah Ka'bah. Sajadah canggih itu juga dilengkapi lampu-lampu, yang bisa digunakan jika kondisi tempat salat gelap.
Dengan menggunakan sajadah berteknologi tinggi ini, diharapkan bisa meningkatkan kualitas ibadah umat Islam, terutama saat menunaikan ibadah sholat.
waw :D
BalasHapusmana nak beli nie yer?
BalasHapus